PRAMUKA CETAK GENERASI EMAS HADAPI ERA INDUSTRI 4.0

            Sebagai puncak rangkaian HUT ke 57 Pramuka, Kwarcab Gerakan Pramuka Magetan menggelar Apel Besar di alun-alun Magetan pada hari Selasa, (28/8/2018). Seluruh anggota pramuka se-kabupaten Magetan turut serta pada upacara tersebut. Peringatan HUT ke 57 Pramuka tahun ini mengusung tema Pramuka Perekat NKRI.

Bertindak sebagai Pembina Apel Besar yaitu Sekretaris Daerah Kab. Magetan, Dr.Drs. Bambang Trianto, MM. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam sambutan yang dibacakan oleh Pembina Apel menyampaikan gerakan pramuka adalah persaudaraaan sesama manusia tanpa sekat latar belakang dan sekat pangkat atau jabatan. Oleh karena itu, para Pembina dan pelatih keparamukaan harus selalu merapatkan barisan untuk senantiasa peduli sesame dan saling bersaudara.

Lebih lanjut Kakwarnas menyampaikan pendidikan kepramukaan sangat diperlukan dalam kegiatan generasi muda Indonesia dalam mewujudkan generasi emas yang siap sedia menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Selain itu membentuk generasi yang kreatif dan inovatif yang mampu menjawab tantangan di era industri 4.0. Indonesia dapat masuk era industri 4.0 jika bangsanya mampu berkreasi dan berinovasi dalam bidang tersebut.

Pada kesempatan itu pula diserahkan penghargaan Dharma Bhakti kepada Kak Parni. Selain itu juga diserahkan penghargaan Pancawarsa 4 kepada Kak Wahassi Luchman Haris, Pancawarsa 4 kepada Kak Tri Waskito Ningsih dan Kak Purnomo. Penghargaan Pancawarsa 3 kepada Kak Bachtiar Prasetyo Hadi dan Kak Suyanto. Penghargaan Pancawarsa 2 kepada Kak Kusmiati dan Pancawarsa 2 kepada Kak Hermanto.

Setelah upacara usai para peserta dihibur dengan atraksi Brigade penolong. Selain itu juga ada penampilan seni reog Ponorogo dari Gudep SMK I Poncol dan SMK Yosonegoro.

 

           

PAWAI BUDAYA JADI PENTAS ATRAKSI SENI BUDAYA

            Sepanjang jalan protokol di kota Magetan tak ubahnya menjadi “catwalk” atraksi seni dan budaya pada hari Minggu (26/8/2018). Atraksi tersebut disuguhkan oleh puluhan peserta yang mengikuti Pawai Budaya yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Magetan.

            Pawai Budaya kali ini diikuti oleh pelajar dari SLTP/MTs dan SLTA/MA se kabupaten Magetan. Seluruh peserta berusaha tampil maksimal dengan menyuguhkan penampilan terbaik. Tidak hanya mewakili sekolah, mereka juga mewakili kecamatan masing-masing, sehingga mereka berusaha untuk menonjolkan keunikan tradisi seni budaya masing-masing.

Mereka menampilkan berbagai atraksi seni budaya seperti tari, kreasi musik yang mengagumkan, bahkan ada pula yang menampilkan konsep treatrikal. Didukung pula dengan seni dekorasi pada properti yang ditampilkan. Ada pula peserta yang menampilkan sketsa komedi yang memancing gelak tawa penonton.  Namun ada pula peserta yang menampilkan konsep horor yang tak pelak membuat anak-anak menangis histeris.

Suguhan atraksi seni budaya tersebut  memikat animo ribuan pasang mata untuk menyaksikan. Ribuan penonton berjubel di sepanjang jalur Pawai Budaya, tidak hanya didominasi oleh warga lokal tetapi gelaran tersebut juga menyedot animo warga luar kota yang menyempatkan waktu untuk melihat langsung.

Pawai Budaya kali ini mengambil rute start dari Depan Stadion Yosonegoro – Jl. Pahlawan – Jl. Panglima Sudirman – Pasar Baru ke selatan – Jembatan Gandong I – Jl. Basuki Rahmat Barat – Finish di depan pendopo Surya Graha. Meskipun cuaca panas terik, tapi tak menyurutkan semangat para peserta. Demikian juga dengan para penonton yang setia menyaksikan hingga gelaran tuntas.

Pj. Bupati Magetan, Dr. Gatot Gunarso, M.Hum, MM sangat mengapresiasi gelaran Pawai Budaya tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian Peringatan HUT Ke 72 Republik Indonesis tersebut bisa menjadi ajang unjuk kreatifitas dan inovasi dalam seni, juga memotivasi para pecinta seni untuk lebih menghidupkan lagi industri kreatif di kabupaten Magetan. Melihat animo luar biasa dari warga yang menyaksikan, Pj. Bupati berharap ke depan gelaran yang sama bisa dikemas lebih atraktif lagi, tidak hanya menjadi sarana edukasi dan hiburan tetapi juga bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang menjanjikan.

DCIM100MEDIADJI_0030.JPG

 

           

RIBUAN PESERTA IKUTI JALAN SANTAI MERDEKA

Semangat nasionalisme masih terus menggelora di hari ulang tahun kemerdekaan. Semangat tersebut juga nampak pada ribuan peserta yang mengikuti Jalan Santai Merdeka yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Magetan bekerja sama dengan Bank Jatim Cabang Magetan pada hari Jumat, (24/8/2018). Gelaran tersebut bertepatan pula dengan Hari Ulang Tahun Ke 57 Bank Jatim.  Segenap anggota Forkopimda, jajaran TNI POLRI, ASN lingkupPemkab Magetan serta para pelajar SLTP dan SLTA di lingkup kecamatan Magetan.

Acara diawali senam bersama di alun-alun Magetan yang diikuti seluruh peserta jalan santai.

Jalan Santai Merdeka diberangkatkan oleh Pj. Bupati Magetan, Dr. Gatot Gunarso, M.Hum, MM dari depan Pendopo Surya Graha. Dalam sambutannya Pj. Bupati menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memupuk kembali semangat nasionalisme bangsa di HUT ke 73  Kemerdekaan RI. Di usia ke 73 bangsa ini mulai digerus oleh isu separatis, terorisme, isu SARA yang mulai mengikis semangat persatuan. Oleh karena itu, Pj. Bupati berpesan agar semua pihak utamanya para generasi muda untuk meningkatkan semangat nasionalisme, toleransi dengan sesama serta tingkatkan semangat juang dalam mengisi kemerdekaan.

Jalan Santai Merdeka kali ini mengambil rute start dari depan Pendopo Surya Graha, Jl. Basuki Rahmat Barat, Jl. Basuki Rahmat Utara, Jl. Basuki Rahmat Timur, Jl. JA Suprapto, Jl. Wilis, Jl. Samodra, Jembatan Gandong III, GOR Ki Mageti, Jl. Pahlawan, Jl.Panglima Sudirman, Jembatan Gandong I, Jl. Basuki Rahmat Utara, Jl. Basuki Rahmat Timur dan finish kembali di depan Pendopo Surya Graha.

Panitia telah menyiapkan berbagai hadiah, dengan hadiah utama dua buah sepeda motor, sepeda gunung, lemari es dan berbagai hadiah menarik lainnya. Tak pelak para peserta pun tetap setia menunggu hingga gelaran usai dengan harapan bisa membawa pulang hadiah utama.

 

 

 

 

 

PENGURUS BARU PMI DILANTIK

Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Dr.Drs. Bambang Trianto, MM dilantik sebagai Ketua PMI cabang Magetan lima tahun kedepan. Pengurus PMI cabang Magetan periode 2018-2023 dilantik oleh Ketua PMI Propinsi Jawa Timur, Imam Utomo di Pendopo Surya Graha, Kamis (23/8/2018). Acara dihadiri oleh pengurus PMI Propinsi Jawa Timur, Pj. Bupati Magetan, anggota FORKOPIMDA, Bupati Magetan terpilih, ketua PMI Kabupaten tetangga, serta kepala OPD terkait.

Pelantikan pengurus PMI yang baru berdasarkan Surat Keputusan Ketua PMI Jawa Timur no : 51/02/06.00/VIII/2018. Sebagai ketua : Dr.Drs. Bambang Trianto, MM, Wakil Ketua : Joko Santoso, M.Pd, Sucipto, S.Sos, M.Hum, Dra. Furiana Kartini dan Supeno, S.Sos. Sekretaris : Sunarti, S.Sos.

Ketua PMI Magetan, Dr.Drs. Bambang Trianto, MM menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan untuk memimpin PMI Magetan. Pihaknya bersama jajaran pengurus akan berusaha maksimal menjalankan kewajiban dan tanggung jawab secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Diharapkan pengurus yang baru dapat segera beradaptasi dan menjalankan pengabdian sosial dengan penuh tanggung jawab. Imam Utomo juga berpesan mengingat Magetan termasuk daerah rawan bencana utamanya bencana tanah longsor, agar meningkatkan kewaspadaan. Optimalkan relawan yang ada, koordinasikan dengan baik serta selalu siaga kapanpun dibutuhkan. Selain itu tingkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar.

 

 

 

 

 

GEMA TAKBIR DI SEPANJANG  JALUR NADI  JANTUNG KOTA MAGETAN

 

Gema takbir menyeruak suasana malam di jantung kota Magetan. Dingin malam tak menyurutkan semangat para peserta takbir keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha yang diselenggarakan pada hari Selasa (21/8/2018).

Takbir keliling diikuti oleh pelajar SD, SLTP dan SLTA baik negeri maupun swasta di wilayah kecamatan Magetan. Mereka all out untuk memberikan tampilan terbaik agar bisa menjadi pemenang dalam gelaran tersebut. Tidak hanya kostum yang atraktif namun mereka juga menampilkan properti pendukung yang indah.

Gelaran tersebut diberangkatkan langsung oleh Pj. Bupati Magetan, Dr. Gatot Gunarso, M.Hum, MM dari depan pendopo Surya Graha. Kemudian menuju Jl. Basuki Rahmat Barat, Jembatan Gandong II, Jl. Manggis, Jl. Jambu, Jl. Ahmad Yani, Jl.Bangka, Jl. MT Haryono, Perempatan Pasar Sayur ke selatan, Jl. Yos Sudarso, Jl. Panglima Sudirman, Jembatan Gandong I, Jl. Basuki Rahmat Barat, Jl. Basuki Rahmat Timur dan finish di depan Pendopo Surya Graha. Animo warga sungguh luar biasa, nampak warga meluber ke jalanan untuk melihat gelaran tersebut.

Pj. Bupati Magetan, Dr. Gatot Gunarso, M.Hum, MM pada sambutan pemberangkatan Takbir Keliling menyampaikan kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menyemarakkan Hari Idul Adha 1439 H. Langkah kecil para peserta melambangkan semangat untuk terus mengumandangkan syiar Islam di Bumi Mageti. Acara tersebut tidak hanya menjadi hiburan namun juga lebih menggelorakan syiar Islam di Magetan.

Acara yang berlangsung hingga larut tersebut tetap dipadati warga Magetan yang ingin menyaksikan gelaran tersebut hingga usai.

Pemenang Lomba Takbir Keliling untuk Tingkat SD/MI juara 1 : SDN Unggulan, Juara 2 : MIN 13 Unggulan, Juara 3 : SDN Magetan 2. Untuk Tingkat SLTP/MTs juara 1 : SMP 3 Magetan, Juara 2 : SMP 1 Ngariboyo, Juara 3 : SMP 4 Magetan. Untuk Tingkat SLTA/MI juara 1 : SMK 2 Magetan, Juara 2 : SMAN 2 Ngariboyo, Juara 3 : SMA 1  Magetan

 

 

 

 

CALON DUTA WISATA MAGETAN DISELEKSI

160 peserta mengikuti seleksi Duta Wisata Magetan yang dilaksanakan pada hari Senin (20/8/2018) di Gedung PPI Magetan. Mereka merupakan perwakilan 12 sekolah SLTA di kabupaten Magetan. Dari keseluruhan peserta tersebut  yang lolos seleksi sebanyak 150 orang peserta, yang terdiri dari 68 orang peserta calon Bagus dan 82 orang peserta calon Diah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya kabupaten Magetan, Bambang Setyawan menjelaskan peserta Duta Wisata tersebut akan dipilih juara 1, 2 dan 3. Selain itu juga dipilih kostum terbaik, juara bakat serta Bagus dan Diah favorit.  Mereka dipilih oleh para juri yang terdiri dari budayawan, akademisi, tokoh pemuda, penata rias senior dam mantan Diah Bagus. Wawasan kepariwisataan mutlak harus dikuasai oleh para peserta karena mereka nantinya akan menjadi duta promosi wisata Kabupaten Magetan.

Pj.Bupati Magetan dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Dr. Drs. Bambang Trianto, MM menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memilih Duta Wisata yang mampu mempromosikan wisata Magetan kepada masyarakat. Dengan ajang ini Pemerintah Kabupaten Magetan ingin lebih gencar dalam mempromosikan wisata Magetan. Mengingat sektor wisata dipandang potensial untuk dioptimalkan, serta mampu menjadi motor penggerak sektor perekonomian. Sehingga diharapkan ke depan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Magetan pada umumnya.