JURNALIS PEDULI KEKERINGAN

 

Bencana kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Magetan, menggugah banyak pihak untuk mengulurkan tangan memberikan bantuan. Seperti halnya para jurnalis Magetan yang juga turut menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah Karas pada hari Jumat, 26/10/2018.

Bupati Suprawoto menyambut baik kepedulian jurnalis Magetan yang turut peduli membantu warga yang mengalami kesulitan sir bersih. Harapannya semoga bantuan tersebut bisa membantu warga setempat.

Ke depan Bupati akan mengundang tenaga ahli untuk memetakan tara kelola air di Magetan. Selain itu untuk mengetahui seberapa besar potensi sumber air serta menghitung seberapa besar kebutuhan air utamanya saat puncak musim kemarau. Diharapkan ke depan ketersediaan air cukup di semua wilayah di kabupaten Magetan. (Humasprotokol)‍

TERIMA SERTIFIKAT TANAH, WARGA KROWE “SUMRINGAH”

Setelah kemarin menyambangi warga desa Karangrejo, kecamatan Kawedanan, hari ini (24/10/2018) Bupati Suprawoto bertandang ke desa Krowe, kecamatan Lembeyan. Selain bersilaturahmi dengan warga, Bupati juga menyerahkan sertifikat tanah kepada warga setempat.
1241 sertifikat diserahkan pada kesempatan tersebut. Bupati Suprawoto mewanti-wanti agar sertifikat tersebut digunakan sebagaimana mestinya dan jangan digunakan untuk hal konsumtif. Bupati juga berpesan bahwa desa harus mampu menggali potensi desanya kemudian diolah sedemikian rupa hingga menjadi motor untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. (Humasprotokol)

BANGUN KURIKULUM BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Usai menyerahkan sertifikat tanah di desa Ngadirejo, kecamatan Kawedanan, Bupati Suprawoto menyempatkan diri mengunjungi SDN 1 Ngadirejo Kec.Kawedanan.
Saat berdiskusi dengan kepala sekolah dan guru, Bupati Suprawoto menyampaikan keinginan untuk membangun kurikulum sekolah berbasis kearifan lokal dimana siswa akan belajar bahasa jawa, seni daerah serta pendidikan karakter yang menjadi pondasi membangun karakter anak didik.
Selain itu Bupati berharap sekolah memiliki keunggulan masing-masing. Keunggulan itu pula yang akan menjadi nilai jual agar mampu bersaing dengan sekolah lain. Persaingan tersebut dalam segi positip sehingga sekolah berlomba dalam prestasi.
Bupati juga mengharapkan partisipasi aktif dan kepedulian semua pihak karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama, demikian juga pendidikan di Magetan menjadi tanggung jawab seluruh elemen di kabupaten Magetan. (Humasprotokol)

SERTIFIKAT UNTUK RAKYAT

 

Jpeg

Upaya Bupati Magetan untuk mempermudah alur pelayanan kepada masyarakat akhirnya terwujud. Salah satunya dengan mempermudah proses sertifikat tanah. Upaya tersebut mendapat sambutan positif warga desa Karangrejo kecamatan Kawedanan yang menerima langsung sertifikat tanah dari Bupati Magetan pada hari Selasa, 23 Oktober 2018 di balai desa Karangrejo.
Pada kesempatan tersebut 493 sertifikat tanah diserahkan kepada warga setempat. Rona bahagia terpancar dari warga penerima sertifikat setelah sekian lama menunggu hingga sertifikat jadi.
Camat Kawedanan, Cahaya Wijaya menuturkan untuk kecamatan kawedanan 6 desa prona, 1 desa Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Sedangkan desa Karangrejo temasuk desa yang paling banyak untuk pengajuan PRONA dengan jumlah pengajuan kebijakan dari 1500.
Bupati Suprawoto menyampaikan bahwa sertifikat merupakan hal pokok bagi masyarakat sebagai legalitas atas kepemilikan tanah.Selain itu sebagai jaminan hukum atas kepemilikan. Sertifikat tanah bisa digunakan untuk mendapatkan modal segar namun jangan digunakan untuk konsumtif namun lebih ke arah pemberdayaan ekonomi melalui wirausaha. Bupati menargetkan tahun 2023 70 persen kepemilikan tanah di Magetan sudah bersertifikat. (Humasprotokol).

 

JUNJUNG TINGGI SPORTIVITAS DALAM BERPRESTASI

Di ulang tahun yang ke 34, SMA 2 Magetan menggelar kompetisi futsal SMADA FUTSAL BUPATI CUP IX.  Kompetisi yang diikuti oleh SLTA se karesidenan Madiun tersebut dibuka langsung oleh Bupati Magetan pada hari Senin, 22 Oktober 2018 di GOR Ki Mageti. Tak kurang 29 tim dari 22 sekolah  berpartisipasi pada kompetisi tersebut.

Dengan mengusung tema “Warnai Budaya dengan Jiwa Muda”, festival tersebut menjadi wadah unjuk kemampuan dan prestasi terbaik dalam olahraga futsal. Kompetisi tersebut dijadwalkan akan berlangsung selama 3 hari mulai 22-24 Oktober 2018.

Bupati Suprawoto dalam sambutannya menyampaikan selamat ulang tahun kepada SMA 2 MAGETAN yang selama 34 tahun telah berkiprah dalam dunia pendidikan Magetan. Kompetisi tersebut menjadi pendorong dan pelecut semangat untuk berprestasi di bidang olahraga. Bupati Suprawoto juga berpesan  untuk menjunjung tinggi sportivititas dalam berprestasi. (Humasprotokol)

APBD UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Pertajam visi misi dan pastikan anggaran belanja untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, Bupati Magetan beraudensi dengan Satpol PP Damkar dan Badan Kesatuan bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Dalam audensi selma kurang lebih 2 jam, Bupati mendengarkan secara langsung program kegiatan dimasing masing OPD serta berbagai permasalahan yang ada di OPD tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Dr.Drs.Suprawoto,S.H,M.Si mengajak jajaran Satpol PP Damkar dan Bakesbangpol untuk selalu mengedepankan kebijakan yang berempati pada masyarakat.

Selain itu kang woto juga menegaskan bahwa semua OPD dalam menentukan anggaran dalam program kegiatan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

1 2 3