JELANG MASA PURNA TUGAS, PULUHAN ASN IKUTI PEMBEKALAN


Puluhan ASN akan memasuki masa purna tugas akhir tahun ini. Jelang masa purna tugas tersebut, Pemkab Magetan melalui Badan Kepegawaian Daerah menyelenggarakan pembekalan bagi ASN yang akan Purna Tugas di gedung KORPRI, Senin (29/7/2019).


Bupati Suprawoto dalam sambutan yang dibackan oleh Plt. Kepala BKD Magetan, Ir. Rahmad Edy menyampaikan bahwa masa pensiun (purna tugas) bukan akhir dari semuanya. Namun menjadi awal untuk lebih berkreatif dengan keahlian masing-masing. Dengan pembekalan tersebut Bupati berharap semua ASN yang memasuki purna tugas bisa memiliki keahlian tertentu sehingga tetap produktif di masa tuanya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Suprawoto juga menjadi pemateri. Bupati memberikan motifasi kepada para peserta pembekalan untuk terus berkarya. Tak kalah pentingnya harus selalu berolahraga untuk menjaga kesehatan. Bupati juga berharap meskipun sudah purna tugas tetapi harus tetap bermanfaat bagi lingkungan dan orang lain. (humasprotokol

KEPENGURUSAN DPD KNPI PERIODE 2018-2021 DILANTIK

Ketua DPD KNPI Jawa Timur melantik pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Magetan. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Surya Graha, Sabtu (27/7/2019). Adapun kepengurusan DPD KNPI Magetan yang dilantik sejumlah 44 orang.
Thoha Rizal Aziz dipercaya menahkodai  DPD KNPI Magetan periode 2018 Р2021.

Ketua DPD KNPI Jawa Timur yang dalam hal ini diwakilkan Wakil Ketua KNPI wilayah Jawa Timur Wahyudi Budiono berpesan agar KNPI dapat dilibatkan dalam pembangunan Magetan karena KNPI hadir untuk memberi solusi dalam pemecahan masalah yang ada, selain itu KNPI juga diharapkan kehadirannya mampu memberikan ide / gagasan dalam pembangunan Magetan.

Bupati Magetan dalam sambutanya menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya kepengurusan DPD KNPI Kab. Magetan, hal ini merupakan tonggak sejarah bagi pemuda yang tergabung dalam KNPI Magetan bahwasanya kesempatan ini merupakan momentum untuk menempa diri untuk kehidupan mendatang.

“ketika kita masih diberi kesempatan untuk menjadi pemimpin maka gunakan momentum ini untuk lebih menggapai karir yang lebih tinggi dari posisi saat ini “, ajak Kang Woto.
Diakir sambutanya bupati mengajak kepada pemuda untuk memberikan gagasan yang cemerlang untuk pembangunan Magetan melalui media yang ada seperti media sosial.(Humasprotokol)

PROGRAM PASCA SARJANA UNESA PKM DI MAGETAN

Sebagai tindak lanjut dari MoU antara pemerintah Kabupaten Magetan dengan UNESA  yang ditandatangani oleh Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, S.H, M.Si. dengan Rektor Universitas Negeri Surabaya pada 19 April 2019 yang lalu adalah tentang program Pengabdian Kepada Masyarakat oleh tenaga pengajar Pasca Sarjana Unesa. Bertempat di SMAN 1 Magetan dilaksanakan Workshop bagi Tenaga didik di Kab.Magetan.

Adapun tujuan dari PKM adalah untuk memberikan pelatihan terhadap guru – guru di Magetan untuk mendapatan inovasi serta metode pembelajaran.

Dalam sambutannya Bupati Magetan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian UNESA ( Universitas Negeri Surabaya) kepada masyarakat Magetan. Dari program kegiatan PKM bupati berharap agar ada pelajaran dan pengalaman yang didapat untuk selanjutnya digunakan sebaik – baiknya oleh bapak ibu guru dalam aktivitas belajar mengajar anak didik. Bupati juga berharap agar peserta workshop, dapat menimba ilmu dari narasumber yang mempunyai Kompetensi yang tinggi di dunia pendidikan terlebih Nara sumber yang hadir terdiri para Doktor dan Profesor. Di samping itu dari workshop ini problem – problem yang dihadapi oleh guru ketika mengajar dikelas dapat di kaji sehingga mendapatkan pemecahan yang tepat serta diharapkan juga para tenaga pendidik dapat menyerap metode – metode pembelajaran yang terbaru.


Di akhir sambutanya bupati Suprawoto mengajak kepada semua guru untuk bersama2 berkarya bagi kemajuan Kab.Magetan “Mari kita bersama – sama membangun bidang pendidikan dikota tercinta ini, kita jadikan Magetan Kabupaten yang unik dengan sistem pendidikannya yang maju” Ajak Kang Woto

Ikut hadir dalam acara workshop PKM Unesa yang digelar di SMAN 1 Magetan ialah Bupati, Wakil bupati, Sekda Magetan, Wakil rektor I Unesa, tenaga pengajar pasca sarjana Unesa dan kurang lebih 600 guru disemua jenjang pendidikan di Magetan (Humas dan Protokol)

MAKSIMALKAN KINERJA OPD, BUPATI LANTIK PEJABAT

Beberapa pejabat di Pemkab Magetan bergeser posisi. Hal tersebut untuk mengisi kekosongan pimpinan di beberapa OPD lingkup Pemkab Magetan dan memaksimalkan kinerja OPD. Acara pelantikan dilaksanakan Jumat (26/7/2019) di pendopo Surya Graha.


Beberapa pejabat yang bergeser antara lain Drs. Iswahyudi Yulianto, M.Si semula menjabat Kepala Bapermasdes menduduki posisi baru sebagai kepala Bakesbangpol menggantikan Eko Muryanto, S.IP, M.Si. Sedangkan Eko Muryanto menduduki posisi baru sebagai kepala Bapermasdes. Drs. Suwata, M.Si semula kepala Diskominfo menduduki jabatan baru sebagai kepala Dindikpora. Kepala Diskominfo dijabat oleh Saif Muchlisun, S.Sos, MM yang sebelumnya menjabat kepala DLH. Sucipto, SH, M.Hum yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial menduduki jabatan baru sebagai kepala Disperindag. Sedangkan Gatot Sapto Priyono, S.Sos, M.Si yang semula menjabat staf ahli Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.


Bupati Suprawoto menyampaikan pergeseran dalam birokrasi adalah hal yang wajar. Hal tersebut untuk memaksimalkan tupoksi. Bupati berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk dapat melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab. Setiap pimpinan OPD harus berinovasi dalam bekerja melayani masyarakat.


” Mengabdilah untuk masyarakat dan untuk Magetan. Bersama membangun Magetan, mewujudkan Magetan Terdepan”, pesan Bupati Suprawoto. (Humasprotokol

HARGANAS MOMENTUM MEMBENTUK KELUARGA TERENCANA


Hari masih begitu pagi, namun Bupati Magetan bersama segenap elemen masyarakat bersemangat melangkahkan kaki menyusuri rute jalan santai di seputaran kota Magetan. Jalan santai tersebut di gelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) kabupaten Magetan, Jumat (26/7/2019) dalam rangka memperingati Hari keluarga Nasional (Harganas) XXVI Tahun 2019.


Seluruh peserta mengawali jalan santai dari kantor DPPKBPPPA kemudian ke barat menuju perempatan Selosari – Jl. Manggis – Jl. Basuki Rahmat Utara – Jl.Basuki Rahmat Timur – Jl. Basuki Rahmat Selatan – Jl. Imam Bonjol – finish kembali di kantor DPPKBPPPA.


drh. Kustini, Plt. Kepala BPPKBPPPA menyampaikan peringatan HARGANAS menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat dalam membentuk keluarga yang bahagia. Hal tersebut senada dengan tema Harganas tahun 2019 yaitu “Hari Keluarga Hari Kita Semua, Cinta Keluarga Cinta Terencana”.


Bupati Suprawoto menyampaikan ucapan terimakasih atas kerja keras penyuluh PPKB sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas BPPKBPPPA di lapangan. Pengendalian penduduk perlu untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan Ekonomi dengan pertambahan laju penduduk. Dan atas upaya seluruh pihak, laju penduduk di Magetan masih terkendali.


Sementara itu Puncak Peringatan HARGANAS XXVI Tahun 2019 telah dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2019 di Kantor Pemerintahan Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Provinsi Banjarbaru yang dihadiri Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo. (Humasprotokol

BUPATI SIMULASIKAN SISTEM E-VOTING DI HADAPAN ANGGOTA DEWAN


Pelaksanakan Pilkades serentak di Kabupaten Magetan yang akan dilaksanakan pada bulan November mendatang akan mengunakan 2 sistem yaitu sistem E-Voting dan sistem Manual dengan mencoblos.

Untuk menyamakan persepsi pilkades dengan E-Voting Bupati berikan penjelasan dan adakan simulasi pelaksanaan E-Voting dihadapan anggota dewan. Bersama Pakar Rekayasa Teknologi dari BPPT, Bupati menjawab berbagai isu yang menyertai rencana pelaksanaan Pilkades Sistem E-Voting. Dihadapan sejumlah anggota dewan Bupati menjawab sejumlah keresahan dari masyarakat tertentu yang masih meragukan pelaksanaan E-Voting.

“Kita jangan terlalu underestimated terhadap masyarakat terkait dengan teknologi karena masyarakat cukup cepat dalam mengikuti perkembangan Teknologi” kata Suprawoto.


Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan alasan mengapa Magetan berani mengambil langkah untuk memilih sistem E-Voting di 18 desa pada 18 Kecamatan se Kabupaten Magetan yaitu keinginan untuk menjadikan Magetan bisa tampil terdepan dalam penerapan teknologi pada pelaksanaan demokrasi pada tingkat desa.


Disamping itu Bupati juga berharap pilkades serentak tidak hanya berlalu begitu saja yang hanya menghasilkan pemimpin namun juga di harapkan bisa berdampak pada sukses pelaksanaan, sukses pemanfaatan ekonomi serta sukses pemberdayaan ekonomi.(humasprotokol

KPU GELAR RAPAT PLENO PENETAPAN CALON ANGGOTA DPRD TERPILIH


Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya Komisi Pemilihan Umum Magetan menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Magetan hasil Pemilu 2019. Acara dilaksanakan di hotel Telaga Mas, Senin (22/7/2019). Hadir pada acara tersebut segenap anggota FORKOPIMDA, OPD terkait, Bawaslu, partai politik, calon terpilih.


Rapat pleno tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Magetan. Berdasarkan hasil rekapitulasi, KPU Magetan menetapkan Partai PDIP mendapatkan kursi terbanyak sejumlah 10 kursi dari total 45 kursi di DPRD Kabupaten Magetan.


Fahrudin, ketua KPU Magetan mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak sehingga pelaksanaan rangkaian Pemilu dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.


Bupati Suprawoto juga mengucapkan selamat kepada para calon anggota DPRD terpilih dan komisioner KPU yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepada anggota DPRD terpilih, Bupati mengajak menyatukan visi untuk bersama membangun Magetan. Sinergitas antara pemerintah dengan legislatif harus terus dijaga agar pelaksanaan program pemerintah bisa seiring sejalan. (Humasprotokol

KONSUMSI IKAN DAN SUSU SEJAK DINI


Protein merupakan salah satu unsur yang sangat dibutuhkan untuk regenerasi sel dalam tubuh. Kandungan protein ini bisa diperoleh baik dari hewan maupun tumbuhan. Ikan dan susu adalah salah satu sumber protein tersebut. Namun konsumsi makanan berprotein secara umum di Magetan masih rendah. Padahal berdasarkan tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes RI, standar angka kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia adalah sekitar 56-59 gram per hari untuk perempuan dan 62-66 gram per hari untuk laki-laki.


Oleh karena itulah Pemkab Magetan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan mencanangkan program Gemar Makan Ikan dan Gerakan Nasional Minum Susu dalam rangkaian kegiatan Gebyar Peternakan dan Perikanan 2019. Pencanangan ditandai dengan minum susu bersama dan penyerahan paket gizi kepada anak-anak.


Dengan konsumsi protein yang cukup, diharapkan akan anak-anak menjadi sehat dan cerdas (Humasprotokol

KENALKAN LITERASI LEWAT MENDONGENG


Puluhan anak dengan seksama mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Rizka dan Kak Enzy. Dongeng disampaikan atraktif diiringi lagu dan petikan dawai gitar, pun juga melibatkan interaksi dengan anak-anak. Sehingga mereka pun juga bisa ikut bernyanyi bersama.


Kegiatan mendongeng tersebut menjadi bagian kegiatan Gebyar Peternakan dan Perikanan 2019. Diikuti oleh puluhan siswa SD setempat.
Bupati Suprawoto menyampaikan mendongeng merupakan bagian dari upaya menanamkan literasi kepada anak. Dengan mendengarkan dongeng, anak akan belajar mendengar, memahami sebuah cerita. Akan lebih baik lagi jika mereka akhirnya tertarik untuk membaca sendiri. Melalui mendongeng itu pula bisa disampaikan pesan-pesan moral untuk membentuk kepribadian anak. (Humasprotokol

PELAKU USAHA PETERNAKAN DAN PERIKANAN BANGUN MAGETAN


Kabupaten Magetan bak tanah surga yang dianugerahi alam yang cantik dan tanah yang subur. Selain sektor pariwisata sebagai pengungkit, juga ideal untuk pengembangan sektor peternakan dan perikanan. Dua sektor tersebut terus dikembangkan di daerah potensial seperti Singolangu dengan peternakan sapi perahnya.


Pengembangan dua sektor itulah yang menginisiasi Dinas Peternakan dan Perikanan untuk menggelar acara Gebyar Peternakan dan Perikanan 2019, Sabtu (20/7/2019). Rangkaian acara diawali dengan senam pagi yang diikuti oleh segenap anggota FORKOPIMDA, petani, peternak dan pelajar SD di lapangan Singolangu. Dilanjutkan dengan penanaman tanaman untuk pakan ternak. Setelah itu seluruh peserta mengikuti jalan santai menuju finish di telaga Sarangan.


Dalam perjalanan menuju finish, Bupati Suprawoto dan seganp anggota FORKOPIMDA singgah di terminal Sarangan untuk melihat pelayanan kesehatan kuda.


Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Drh. Kustini menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan juga untuk memacu pelaku usaha peternakan dan perikanan di Magetan serta meningkatkan daya saing para pelaku usaha tersebut. Secara tidak langsung juga meningkatkan daya tarik wisata di Sarangan.


Prof. Dr. Ir. Sjarif Widjaja, P.hd, kepala Badan Riset SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan sangat salut dengan antusiasme warga Magetan untuk mengembangkan daerahnya. Hal tesebut juga memacu pihaknya untuk lebih konsen bekerjasama dengan Pemkab Magetan. Pihaknya memberikan bantuan 10.000 benih ikan Dewa untuk dilepas di telaga Sarangan. Pihaknya juga siap mendukung kebijakan Pemkab Magetan.


Sementara itu Bupati Magetan menyampaikan penebaran ikan dewa tersebut merupakan momentum untuk menjadikan telaga Sarangan sebagai habitat baru ikan Dewa. Selain untuk menambah daya tarik wisata juga untuk fungsi konservasi, sehingga turut melestarikan spesies ikan Dewa.
Bupati Suprawoto juga berpesan setelah ikan Dewa ditebar, kepada masyarakat Sarangan khususnya untuk ikut menjaga ikan dan habitatnya. Jika ikan Dewa dapat berkembangbiak dengan baik tentu akan menjadi daya tarik wisata tersendiri. (Humas protokol)