Arsip Kategori: Berita

PASAR BARU MAGETAN SEGERA BERGANTI RUPA


Pasar Baru Magetan pernah menjadi ikon pusat perbelanjaan Magetan pada masanya. Menjadi jantung perekonomian di Magetan. Aneka kebutuhan masyarakat dapat diperoleh di sana. Namun seiring perkembangan jaman pamor Pasar Baru Magetan kian surut, seiring berkembangnya sektor perdagangan dan industri dan pusat perbelanjaan lain.


Melihat kondisi tersebut Bupati Suprawoto bertekad untuk merevitalisasi Pasar Baru Magetan. Dengan menggandeng Universitas Brawijaya untuk membuat masterplan pengembangan Pasar Baru Magetan ke depan. Masterplan tersebut dipaparkan pada Jumat (13/9/2019) di ruang Ki Mageti.


Adit, arsitek dari Universitas Brawijaya menuturkan konsep revitalisasi Pasar Baru menjadi pusat penjualan barang dan aksesoris khas Magetan, pusat oleh-oleh khas Magetan serta kuliner. Di lokasi tersebut pula terintegrasi dengan Kantor Pelayanan Terpadu. Tahapan revitalisasi meliputi penataan area dalam, zonasi dan sirkulasi, penataan ruang terbuka di sekitar pasar, penataan area luar dan parkir.


Bupati Suprawoto menyampaikan dengan revitalisasi pasar baru diharapkan menjadi penggerak perkembangan ekonomi di Magetan, menarik minat wisatawan luar kota untukmu berkunjung. Menjadi destinasi “one stop shopping” bagi wisatawan dan warga Magetan. (Humasprotokol

BUPATI SUPRAWOTO JADI PEMATERI PKKB UNIPMA

Bupati Suprawoto memberikan materi PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) Universitas PGRI Madiun terkait Teknologi Informasi dalam Pengembangan Daya Saing Mahasiswa dan Pemuda. Melalui kesempatan tesebut, Bupati Magetan memberikan tips dan trik bagaimana menghadapi kemajuan teknologi salah satunya dengan menjadi pribadi yang sadar literasi.(Humasprotokol

BUPATI SAMPAIKAN PAPARAN SAKIP

Bupati Suprawoto membuka pemaparan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan pra evaluasi Reformasi Birokrasi di pemerintah kabupaten Magetan yang diselenggarakan di ruang Ki Mageti, Rabu (11/9/2019). Acara diikuti oleh segenap perwakilan OPD di kabupaten Magetan. Dihadiri pula perwakilan dari Biro Organisasi propinsi Jawa Timur.


Bupati Suprawoto menyampaikan hasil evaluasi nantinya untuk bisa dilaksanakan dalam rangkaian perbaikan ke dalam. Muaranya untuk mewujudkan komitmen bersama untuk menjadikan Magetan lebih baik. (Humas protokol

BUPATI SUPRAWOTO TERIMA TIM KARS

Bupati Suprawoto didampingi direktur RSUD dr. Sayidiman dan Plt. kepala Dinas Kesehatan Magetan menerima tim Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di ruang pertemuan RSUD dr. Sayidiman Magetan. Tim yang terdiri dari dari 4 orang tersebut akan melaksanakan survei Simulasi SNARS edisi 1 selama 4 hari mulai Selasa hingga Jumat (10-13 September 2019). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari survei akreditasi SNARS edisi 1 yang akan dilaksanakan pada November 2019 mendatang. (Humasprotokol

WARGA MAGETAN BEREBUT BOLU RAHAYU


Ribuan warga Magetan menyambut riang iring-iringan Kereta kencana yang diikuti segenap Nayaka Praja mengiringi Bolu Rahayu yang diarak mengelilingi jalur nadi kota Magetan.


Arak-arakan diawali dengan gunungan roti Bolu dan gunungan hasil bumi. Disusul dibelakangnya Bupati Suprawoto beserta ibu bersama segenap anggota FORKOPIMDA menaiki kereta kencana. Kemudian diiringi oleh seluruh pimpinan OPD yang menaiki kuda (Nayaka Praja).

Momen tersebut menjadi istimewa dimana warga Magetan bisa menyapa langsung para “Pangemban Projo” kabupaten Magetan. Panas dan teriknya matahari siang itu, tak menyurutkan semangat warga untuk menyaksikan seluruh prosesi hingga usai.


Arak-arakan start dari depan Pendopo Surya Graha kemudian menuju Jl.Basuki Rahmat Barat-Jl.MT. Haryono-Jl.Bangka-Jl.Yos Sudarso-Jl. panglima Sudirman-kemudian finih di halaman GOR Ki Mageti. Setelah itu prosesi Andhum Berkah Bolu Rahayu yang dinantikan oleh warga Magetan akan dilaksanakan.


Di GOR Ki Mageti warga telah menunggu prosesi utama. Saat prosesi Andhum Berkah Bolu Rahayu dimulai, ribuan warga langsung menyerbu. Dalam hitungan menit gunungan Bolu dan hasil bumi telah habis.(Humasprotokol

FESTIVAL SENI LEDHUG, KEMBANGKAN SENI BUDAYA TRADISI


Penampilan seni jaranan memukau para penonton pada acara Pembukaan Festival Ledhug 2019 yang digelar Kamis (5/9/2019) di halaman GOR Ki Mageti. Gelaran tahunan tersebut diselenggarakan untuk melestarikan seni budaya asli Magetan sebagai budaya tradisional yang adiluhung. Pun dari setiap tahun penyelenggaraan, para peserta terus berinovasi untuk menyuguhkan penampilan terbaiknya.


Drs. Venly Tomy Nicholas, SH, MM, Plh. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyampaikan tak kurang 14 sanggar seni di kabupaten Magetan. Diharapkan festival Ledhug bisa menjadi ajang untuk meningkatkan kreativitas para pelaku seni di Magetan.


Bupati Magetan dalam sambutan yang disampaikan oleh Asisten Administrasi dan Umum, Ir.Rahmad Edy menyampaikan Lesung merupakan manifestasi dari budaya Jawa, sedangkan Bedhug adalah simbol ajaran Islam. Berpadu membangun harmoni masyarakat yang religius dan melestarikan budaya.


Bupati mengajak untuk bersama melestarikan dan mengembangkan budaya asli Magetan dengan terus berbenah diri dan berinovasi tanpa melupakan jati diri.


Gelaran tersebut mendatangkan pengamat seni dari ISI Yogyakarta, Anton Rustandi Mulyana (ISI Surakarta) dan Ratna Mustikasari Dewi (STKW Surabaya) untuk menentukan lima penyaji terbaik.(Humasprotokol

BERHASIL TEKAN ANGKA KEMATIAN BAYI DAN IBU HAMIL, JATILARISO PUSPO MAGETAN MASUK TOP 45 KOVABLIK JATIM 2019

Bupati Magetan, Dr. Drs. H. Suprawoto, SH. M.Si. didampingi Dinas Kesehatan dan Bagian Organisasi Tata Laksana Kab. Magetan mempresentasikan “JATILARISA PUSPO” dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 (KOVABLIK JATIM 2019) di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya (3/9/2019).

Sedikit berbeda dan unik dibanding finalis lainnya,  presentasi inovasi dari  UPTD Puskesmas Poncol dilakukan oleh Bupati secara langsung.
“Mohon ijin dewan juri dan para hadirin,  saya langsung menyampaikan (presentasi) ini , salah satunya adalah ingin menyemangati mereka  (para inovator UPTD Poncol) secara langsung”, terang Bupati Magetan mengawali presentasinya.

Bupati Magetan menyampaikan bahwa “JATILARISA PUSPO” (Pijat Bayi Layanan Gratis Persalinan Puskesmas Poncol) merupakan proposal inovasi UPTD Puskesmas Poncol yang berhasil masuk TOP 45 finalis pada Kompetisi Inovasi Publik Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 (KOVABLIK JATIM 2019).
Dalam paparannya di hadapan tim penilai inovator,  disebutkan program JATILARISA PUSPO sudah diterapkan sejak 3 tahun yang lalu dan bertujuan untuk mengurangi angka kematian bayi dan ibu hamil di Kabupaten Magetan.

Alhasil dengan adanya inovasi tersebut, secara statistik angka kematian bayi dan ibu hamil menurun secara drastis di Magetan, yaitu pada tahun 2016 sejumlah 13 kematian, 2017 sejumlah 3 kematian, 2018 sebanyak 4 kematian, dan 1 kematian pada tahun 2019 semester pertama.

Selain mengurangi angka kematian bayi dan ibu hamil, JATILARISA PUSPO juga memiliki beberapa dampak positif diantaranya mengurangi stunting dan gizi buruk di Kab. Magetan.

Seperti yang diketahui diadakannya KOVABLIK Jatim 2019 ini, merupakan ajang kompetisi yang bertujuan untuk menjaring inovasi pelayanan publik yang telah dibuat oleh pemerintah kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur dan SKPD di lingkungan Pemprov Jatim.

MAGETAN SELANGKAH MENUJU KABUPATEN SEHAT TINGKAT NASIONAL


Kabupaten Magetan menjadi salah satu dari 165 kabupaten/kota yang lolos seleksi verifikasi dokumen untuk menjadi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional. Sebagai tindak lanjut, tim verikasi yang dipimpin oleh Nugroho (Direktorat kesehatan lingkungan Kemenkes) bertandang ke Magetan. Tim tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Nanik di ruang Jamuan, Rabu malam (4/9/2019).


Nugroho menyampaikan kesehatan bukan hanya tanggung jawab pasukan kesehatan. Tapi juga berkolaborasi dengan berbagai sektor untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tinggi nya. Hal itulah yang menjadi tujuan utama dari Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional.


Bupati Suprawoto dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Nanik menyampaikan selamat datang kepada tim verifikasi di kabupaten Magetan. Pada verifikasi tingkat nasional tersebut, kabupaten Magetan diharapkan mendapat kesan yang baik dan hasil optimal, sehingga kabupaten Magetan dapat kembali meraih penghargaan Swastisaba Wistara. (Humasprotokol

FORUM KEHUMASAN BANGUN SINERGI PELAKU KEHUMASAN DI MAGETAN


Sebagai salah satu upaya untuk lebih memberikan pemahaman akan peran dan fungsi kehumasan serta meningkatkan koordinasi antar pelaku kehumasan, Pemkab Magetan melalui Bagian Humas dan Protokol menggelar Forum Kehumasan yang dilaksanakan selama dua hari 2-3 September 2019 di hotel Rejeki Sarangan. Kegiatan tersebut diikuti oleh segenap OPD, BUMN,BUMD dan instansi vertikal di kabupaten Magetan. Tak kurang 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut.


Forum Kehumasan yang diselenggarakan kali pertama mengusung tema ” Membangun Kepercayaan Melalui Fungsi Kehumasan dan Media Sosial “.


Plt. Kepala Bagian Humas dan Protokol, Drs. Masruri menyampaikan kegiatan Forum Kehumasan tersebut merupakan titik tolak untuk membangun sinergi dalam mengemban peran Kehumasan di tempat kerja masing-masing. Sehingga setelah kegiatan tersebut dilaksanakan diharapkan bisa terjalin kerjasama nan apik antar pelaku kehumasan di kabupaten Magetan.


Sementara itu Bupati Suprawoto menyampaikan bahwa salah satu pekerjaan yang terkait dengan kehumasan adalah menulis. “Menulislah agar cerita hidup anda tidak tertelan jaman. Menulis itu abadi dan bisa menjadi jejak sejarah untuk anak cucu kita nanti”, tutur Bupati Suprawoto.


Lebih lanjut Bupati Suprawoto menyampaikan bahwa saat ini kehumasan memegang peran vital. Oleh karena itu para pelaku kehumasan harus terus meningkatkan kemampuan, membangun koordinasi yang baik agar tugas dan tanggung jawab dalam membangun citra positif lembaga dapat tercapai.


Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Dr. Suko Widodo, M.Si, ketua Pusat Informasi dan Humas Universitas Airlangga Surabaya dan ibu Kandi Aryani Suwito, praktisi media Sosial dari universitas Airlangga Surabaya.(Humasprotokol

BUPATI SUPRAWOTO TINJAU PROYEK PUSAT AGROWISATA PLAOSAN

Di sela waktu kerjanya, Bupati Suprawoto menyempatkan untuk meninjau proyek di depan pasar Sayur Plaosan. Lokasi tersebut digadang-gadang akan menjadi Pusat Agrowisata Plaosan. Dengan didampingi kepala OPD terkait, ditengah cuaca terik Bupati mencermati satu-persatu detail pekerjaan yang masih dalam tahap pekerjaan.


Pusat agrowisata tersebut nantinya akan menjadi pusat etalase, eksibisi dan promosi berbagai produk pertanian dan perkebunan Magetan. Selain itu juga dilengkapi dengan taman bunga yang akan memanjakan mata.
Pembangunan proyek tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan daya tarik wisata Magetan. Dan lokasinya yang berada di jalur utama menuju objek wisata Telaga Sarangan, tak pelak akan turut menjadi wisata pendukung Sarangan. (Humasprotokol